Skip navigation

Meeting panjang di Jalan Panjang tadi siang hingga petang berlanjut dengan meeting lainnya di bilangan Selatan Jakarta. Bukan…bukan masalah pekerjaan. Ini pribadi, urusan masa depan bersama suami. Semata-mata untuk menyiapkan dana untuk anak kami dan rentetan kebutuhan lainnya.

Percayalah, kadang saya menyesal melek finansial karena saya jadi tahu persis detail kesalahan saya. Intinya, ternyata dalam hal finansial pun  saya termasuk late bloomer. Mungkin sekarang sudah tidak ada gunanya lagi menyesal telah “menjual nyawa”, ya? All I can do is cleaning the mess til 2014. Still long way to go.

Mungkin kalau saya tidak membeli buku Ligwina Hananto itu, sekarang saya sedang sibuk menyusun itinerary liburan ke sana-sini. Hahaha. Kini,  saya sadar kalau Itali tinggal mimpi dan ZoomZoom yang diidamkan harus menunggu beberapa tahun lagi.

Mengapa harus ada inflasi (ya, ini pernyataan bodoh)? Mengapa dana pendidikan anak memiliki tingkat inflasi dua kali lipat lebih besar? Mengapa harga rumah bisa melambung hingga 300% dalam waktu 2 tahun? Mengapa kami tergila-gila desain interior dari Sponge*Design dan terobsesi mengaplikasikannya ke dalam apartemen kecil kami?

Mengapa oh mengapa kami banyak maunya…Hahaha.

Selesai meeting, kami berdua terdiam. “Berat, ya?” ucapnya pada saya dan saya hanya bisa tersenyum. A bitter one.

Saya yakin, sepanjang perjalanan 30 menit menuju area rumah, kami berdua diam-diam memutar otak. Memikirkan bagaimana caranya memenuhi semua target-target tadi dan membicarakannya di rumah tanpa memicu konflik.

“Harus ada yang di-cut!” tekad saya bulat dan kini giliran dia yang tersenyum. “Harus pelit!” balasnya disambung gelak tawa. Lalu strategi singkat pun dibeberkan sembari menyantap makan malam di warteg favorit. Dan seperti biasa, saya menghitung, dia mendengarkan, saya cemas, dia menenangkan, saya makan, dia bayar *ini ga nyambung, sih*

Lalu dia pergi menggambar dan saya pun kembali berkutat dengan sisa pekerjaan. Besok, kami akan kembali berhadapan dengan realita bernama rupiah yang lebih rock n roll dibanding apa pun juga. *lebayatun*

We can do this, Al. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: