Skip navigation

Saya punya teman di SMA dulu, namanya V. Perempuan, hitam manis, dan suaranya merdu sekali. Dia salah satu anak didik Elfa Secoria, dan sering pergi ke sana-sini untuk lomba menyanyi.
Dari ceritanya dan gayanya, saya tahu dia orang berada. Cerita hidupnya, sekilas seperti sinetron. Mamanya melarangnya berpacaran dengan pacarnya saat itu, anak kuliah. Dia seringkali datang ke sekolah dengan muka misuh-misuh, atau curhat ke teman-teman mengenai mamanya yang ‘cerewet’.

Saya hanya mendengarkan, habis bingung mau bilang apa. Dulu, boro-boro pacaran, saya tahunya kalau pegangan tangan dengan laki-laki yang kita suka bisa bikin tekdung alias hamil. Kalaupun pacaran, melihat muka si pacar juga saya malu.

Suatu hari, saya yang sedang naik angkot melihat V dan pacarnya naik motor. Mereka berada tepat di belakang jendela belakang angkot. Di Jalan Sunda kalau tidak salah. Saya bengong melihat mereka, tapi mereka sama sekali tidak ngeh dengan mata saya membelalak.
Mereka tampak bahagia. V memeluk pacarnya di atas motor yang dikendarai. Kepalanya condong ke kanan, sambil mengobrol dengan pacarnya. V tidak memakai helm, jadi rambutnya yang hitam, panjang, dan lebat, berkibar-kibar. Hehehe pasti pas turun dari motor, rambutnya kusut.

Oh ya, kenapa saya kaget melihat lovebirds itu?
Karena, saya kaget melihat V yang bolos sekolah demi pacarnya. Ya, hari itu V tidak masuk kelas. Saya takut mamanya tahu dan memarahi V. Huehehhe aneh, ya? Waktu itu saya mikirnya, “Wah segitunya banget sama pacarnya, sampai bela-belain mabal.” Tapi, sampai hari ini, yang saya selalu terekam dalam otak adalah wajah bahagia dua orang itu.

Sekarang, entah ada di mana V ini. Pernah, sih, saya melihat dia menyanyi di televisi. Pernah juga bertemu, mungkin dia juga lupa dengan saya. Apakah V masih berpacaran (atau sudah menikah) dengan laki-laki itu, saya juga tidak tahu. Yang jelas V memberikan pelajaran berarti untuk saya, yaitu mabal untuk pacar.. Hahaha enggak, deng.. Saya tidak pernah lupa binar wajah bahagianya. Tidak terbeli, tidak tergantikan. Semoga kamu sekarang bahagia, ya, V, dan tidak diomeli mamamu lagi karena laki-laki pilihanmu. 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: