Skip navigation

Saya selalu merasa mempunyai kadar testosteron melebihi batas wajar.
A man inside me? Could be.

Bukannya berhitung satu dua tiga alias pamrih. Tapi, menurut teman-teman, dalam setiap hubungan yang saya jalani, pasangan saya selalu mengandalkan saya. Termasuk yang sedang saya jalani sekarang.

Teman kantor saya bilang, jiwa saya tertukar dengan jiwa Jeng Wis aka Wisnu yang jauh lebih kemayu dibanding saya. Ya, dipanggilnya aja Jeng, gitu lho! Hellooo! Terus, kemarin waktu saya melakukan photo shoot, fotografer saya bilang, “Haa? Dia mah cowok banget kali!” waktu yang punya rumah bilang, “Sekarang lo jauh lebih cewek!”

Dia itu reffering to ME! Yeah, believe it or not, at that day I was wearing spring flowery dress with wedges on my petite feet. Kurang feminin apalagi? Tetep, enggak bisa nipu yee! Sial!

Lalu Minggu siang saya bilang kepada pacar, “Bi, kalau aku pake celana dalam cowok kayak gini gimana?” Mukanya cool seperti biasa, lalu dia jawab, “Tadi, aku kuliah dan dosennya bilang, kalau ada cewek pengen pake celana dalam cowok berarti cewek itu sempat atau sedang tertekan oleh laki-laki.” FYI, pacar saya baru pulang kuliah Antropologi Sosial Budaya, no wonder kalau materinya masih nempel. Hehehe.

Yeah, I admitted it. Saya sering sekali tertekan oleh laki-laki. I was in an abusive relationship for almost two and a half years, physically and mentally. And then rit now, I’m not in a healthy relationship either, mentally. So maybe he’s right. That the urge inside me of wearing men’s underwear come up because I was depressed. Double check, my psychologist once said that kinda thing to me.

You see, manusia selalu bersembunyi dari ketakutannya dengan memakai topeng. Ehm, enggak usah ngomong ketakutan, deh, ketidaknyamanan, misalnya. Saya memakai padupadan pakaian feminin sekalipun saya tidak suka, karena saya (entah kenapa merasa) harus menampakkan diri saya sebagai perempuan. Orang-orang yang rapuh menemboki dirinya dengan dinding yang tebal dan indestructible sehingga terlihat sebagai sosok yang kuat. Orang yang insecure cenderung menyalahkan orang lain atas segala “kesalahan” yang terjadi di hidupnya.

Yes. Everybody has their own shield to protect them from their Achiless heel. And how about my obsession of wearing men’s underwear? I guess, beside I’ll be so much cooler wearing it (yeah, silly me), it’ll make myself stronger. Imagine Hulk groaning AARRRRR ARRRRR to his enemy, that’s me outside when inside, I wear men’s underwear. Hihihi.

Freak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: